Safira, Alya (2026) Strategi Pengendalian Penyakit WSSV (White Spot Syndrome Virus) Pada Benih Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Hatchery PT. Central Proteina Prima – Anyer, Kabupaten Serang Provinsi Banten, Jawa Barat. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Sidoarjo. (Unpublished)
Laporan KPA Alya.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas unggulan perikanan budidaya dengan nilai ekonomi tinggi dan potensi ekspor yang besar. Nilai ekspor udang Indonesia meningkat sebesar 7,12% pada periode 2016–2020, dengan volume ekspor udang vaname mencapai 5,33 juta kg pada tahun 2021. Secara global, udang menyumbang sekitar 80% dari total produksi udang budidaya dunia karena tingginya permintaan pasar (Xuan et al., 2021). Keberhasilan budidaya sangat bergantung pada ketersediaan benih berkualitas, yang produksinya di Indonesia terus meningkat sebesar 15,62% per tahun pada periode 2012–2017 (KKP, 2018). Namun, penyakit masih menjadi kendala utama yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan lingkungan (Miandare et al., 2017; Flegel, 2012; Joffre et al., 2018). Berdasarkan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 677 Tahun 2025, salah satu penyakit penting pada udang vaname adalah White Spot Syndrome Virus (WSSV), yang dapat menyebabkan mortalitas hingga 100% dalam 3–10 hari setelah muncul gejala klinis (Supriatna et al., 2014). WSSV merupakan penyakit virulen sehingga diperlukan strategi pengendalian yang efektif mulai dari tahap pra produksi hingga pasca produksi. Oleh karena itu, penerapan biosekuriti, monitoring kesehatan, pengelolaan kualitas air, dan deteksi dini penyakit dengan metode molekuler menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas benih yang dihasilkan.
Maksud kegiatan Kerja Praktik Akhir (KPA) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai strategi pengendalian penyakit WSSV pada benih udang vaname di hatchery. Tujuannya adalah mempelajari penerapan biosekuriti, monitoring kesehatan benur secara makroskopis dan mikroskopis, pengujian WSSV menggunakan metode Real-Time Polymerase Chain Reaction (qPCR), serta pengelolaan kualitas air sebagai upaya pencegahan infeksi penyakit.
KPA dilaksanakan di Hatchery PT. Central Proteina Prima (CPP) Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan meliputi survei, observasi, wawancara, partisipasi aktif, serta pengumpulan data primer dan sekunder selama kegiatan praktik berlangsung.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem pengendalian penyakit di hatchery PT. CPP Anyer telah diterapkan secara menyeluruh mulai dari persiapan wadah, sterilisasi, pengelolaan kualitas air, monitoring kesehatan benur, hingga penerapan biosekuriti yang ketat. Pengamatan makroskopis dan mikroskopis menunjukkan benur dalam kondisi sehat, aktif berenang, memiliki respons yang baik terhadap rangsangan, saluran pencernaan terisi penuh, serta tidak ditemukan gejala klinis yang mengarah pada infeksi WSSV. Pemeriksaan molekuler menggunakan metode qPCR terhadap sampel nauplius dan post larva dari bak B4 dan B12 menunjukkan hasil negatif terhadap WSSV. Selain itu, pengelolaan kualitas air sudah sesuai dengan SNI serta pengelolaan dilakukan secara intensif melalui pemantauan suhu, salinitas, pH, DO, amonia, nitrit, dan alkalinitas sehingga faktor-faktor yang dapat memicu stres fisiologis dan meningkatkan Risiko infeksi WSSV dapat dikendalikan dengan baik.
Kesimpulan dari kegiatan ini adalah strategi pengendalian penyakit WSSV yang diterapkan di Hatchery PT. CPP Anyer telah berjalan dengan baik dan sesuai standar operasional perusahaan, CPIB, CKIB, serta SNI. Kombinasi penerapan biosekuriti, monitoring kesehatan secara rutin, deteksi dini menggunakan qPCR, dan pengelolaan kualitas air yang optimal terbukti mampu mencegah terjadinya infeksi WSSV pada benur udang vaname sehingga menghasilkan benih udang vaname yang sehat, unggul dan berkualitas tinggi.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@poltekkpsidoarjo.ac.id |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 04:35 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 04:35 |
| URI: | https://repository.poltekkpsidoarjo.ac.id/id/eprint/587 |
