Faradis, Chanzun Navisa (2026) Pengaruh Total Organic Matter (TOM) Terhadap Kelimpahan Bakteri Vibrio sp. Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Cikalapa Shrimp Farm Kabupaten Cianjur. Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Sidoarjo. (Unpublished)
Laporan KPA Chanzun.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Budidaya udang vaname (Litopenaues vannamei) berkembang pesat di berbagai wilayah Indonesia menggunakan teknologi intensif dengan padat tebar tinggi. Namun, peningkatan padat tebar berbanding lurus dengan peningkatan limbah metabolik sisa pakan yang mengendap di dasar tambak dan menurunkan kualitas air (Suwoyo, 2015). Akumulasi limbah organik yang tercermin dari tingginya nilai Total Organic Matter (TOM) menjadi tantangan utama yang dapat menurunkan daya dukung lingkungan tambak (Boyd, 2020). Peningkatan konsentrasi TOM yang tinggi menciptakan lingkungan yang sangat ideal bagi perkembangbiakan mikroorganisme, terutama bakteri patogen oprotunistik dari genus Vibrio sp. yang dapat memicu serangan penyakit Vibriosis dan menyebabkan kegagalan budidaya (Chamberlain, 2001)
Di PT. Cikalapa Shrimp Farm Kabupaten Cianjur, ditemukan indikasi fluktuasi konsesntrasi bahan organik yang cukup tajam yang memicu ketidakstabilan parameter kualitas air lainnya seperti oksigen terlarut (DO) dan suhu. Ketidakstabilan parameter lingkungan ini dapat memicu stres fisiologis pada udang serta mempercepat pertumbuhan agen penyakit di dalam ekosistem tambak (Kautsky, 2000). Berdasarkan permasalahan tersebut, pengamatan ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh fluktuasi parameter TOM terhadap kelimpahan bakteri Vibrio sp.pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di PT. Cikalapa Shrimp Farm Kabupaten Cianjur. Kegiatan Karya Ilmiah Akhir (KIPA) ini dilaksanakan mulai dari tanggal 30 Maret 2026 sampai 29 Mei 2026.
Kegiatan KIPA ini dilakukan dengan metode survei dan magang yang berfokus pada monitoring parameter kimia air serta pemantauan kelimpahan bakteri patogen. Prosedur pengumpulan data primer meliputi pengukuran Total Organic Matter (TOM) menggunakan metode titrasi permanganometri, monitoring kadar oksigen terlarut (DO) dan suhu secara insitu, serta analisis mikrobiologi untuk mengitung total bakteri menggunakan media Tryptic Soy
Agar (TSA) serta isolasi genus Vibrio sp. menggunakan media selektif Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose (TCBS) dan Chromagar Vibrio. Hasil analisis menunjukkan bahwa akumulasi beban organik yang tinggi di awal fase budidaya yang memicu penurunan drastis kadar DO pagi hari hingga menyentuh angka 2,73 ppm pada DOC 10, disertai dengan fluktuasi suhu siang hari yang melonjak ekstrem ini memicu ledakan populasi bakteri patogen Vibrio parahaemolyticus hingga mencapai angka tertinggi sebesar 966 CFU/mL pada DOC 10, sementara konsentrasi TOM terus bergerak naik secara fluktuatif hingga mencapai nilai tertinggi 67,11 mg/L pada DOC 40 akibat peningkatan biomassa dan pakan. Namun, intervensi manajemen melalui aplikasi kombinasi biomin (Bacillus sp.), kapur gamping, azomit, serta teknik siphonning secara intensif berhasil merehabilitasi ekosistem tambak, menekan kelimpahan V.parahaemolyticus secara drastis hingga sisa 10 CFU/mL pada DOC 45, dan menjaga stabilitas parameter kualitas air hingga akhir masa pemeliharaan
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@poltekkpsidoarjo.ac.id |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 06:10 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 06:10 |
| URI: | https://repository.poltekkpsidoarjo.ac.id/id/eprint/589 |
